<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>.:Humeur inside On blog!</title>
	<atom:link href="http://humeursite.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://humeursite.wordpress.com</link>
	<description>if i could then i would.</description>
	<lastBuildDate>Sun, 01 Jan 2012 15:04:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='humeursite.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>.:Humeur inside On blog!</title>
		<link>http://humeursite.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://humeursite.wordpress.com/osd.xml" title=".:Humeur inside On blog!" />
	<atom:link rel='hub' href='http://humeursite.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Setitik Pengabdian</title>
		<link>http://humeursite.wordpress.com/2010/07/02/setitik-pengabdian/</link>
		<comments>http://humeursite.wordpress.com/2010/07/02/setitik-pengabdian/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Jul 2010 20:56:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>humeursite</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Kita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://humeursite.wordpress.com/?p=173</guid>
		<description><![CDATA[”Teruslah membangun&#8230;walaupun engkau tahu akan ada orang-orang yang akan menghancurkan bangunanmu&#8230;teruslah membangun&#8230;walaupun engkau tahu akan ada orang-orang yang akan mencaci dan menolak apa yang engkau bangun&#8230;teruslah membangun&#8230;walaupun engkau tahu akan ada orang-orang yang akan sinis dan melecehkanmu..tapi teruslah membangun&#8230;karna perubahan yang lebih baik akan muncul bersama orang-orang yang senantiasa membangun&#8230;” Beberapa waktu lalu saya mengalami [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=humeursite.wordpress.com&amp;blog=3761275&amp;post=173&amp;subd=humeursite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>”Teruslah membangun&#8230;walaupun engkau tahu akan ada orang-orang yang akan menghancurkan bangunanmu&#8230;teruslah membangun&#8230;walaupun engkau tahu akan ada orang-orang yang akan mencaci dan menolak apa yang engkau bangun&#8230;teruslah membangun&#8230;walaupun engkau tahu akan ada orang-orang yang akan sinis dan melecehkanmu..tapi teruslah membangun&#8230;karna perubahan yang lebih baik akan muncul bersama orang-orang yang senantiasa membangun&#8230;”</p>
<p>Beberapa waktu lalu saya mengalami sebuah hal yang sebenarnya klasik namun bagi saya itu cukup menarik. Karena itu, saya ingin berbagi dengan sahabat sekalian.<br />
Suatu saat saya dan beberapa teman sedang mengadakan  rapat internal untuk membahas perubahan mengenai  seperangkat peraturan yang telah lama belum disesuaikan di lingkungan kami. Salah satu yang hadir menyatakan pendapat dan yang lain memberikan tanggapan. Begitu seterusnya.  Hingga suatu saat tercetus sebuah pernyataan,”Sampai kapan peraturan ini akan diberlakukan dan apakah ada jaminan aturan ini akan dijalankan. Saya sangsi dengan point-point yang ada dalam aturan ini. Perlu diketahui bahwa apa yang kita tuangkan dalam peraturan ini merupakan kumpulan kondisi real saat ini. Sehingga apabila kepengurusan tahun depan mengalami masalah yang berbeda dengan sekarang, saya menjamin bahwa aturan ini akan sia-sia. Pertanyaannya adalah untuk apa kita membahas peraturan yang pada dasarnya tidak memiliki jaminan untuk dilakukan?”. </p>
<p>Jujur saya tertegun oleh penyataan panjang itu. Dalam benak saya berkata, mungkin benar juga apa yang disampaikan teman saya tadi. Sahabat sekalian, pernahkah engkau berfikir, “ Untuk apa Alloh menurunkan Al-quran apabila hambaNya akan mengalami kesulitan dalam melaksanakan perintahNya. Dan tidakkah engkau tahu bahwa siapa yang ingkar akan berdosa?”.  Untuk apa membuat aturan yang sebagian dari kita tidak menyukainya. Bahkan muncul ungkapan,” Adanya aturan adalah untuk dilanggar?”. </p>
<p>Seringkali dalam kehidupan sehari-hari sebagian orang tidak menghargai kerja keras orang lain. Tengoklah orang-orang yang dengan mudah membuang sampah sembarangan. Padahal perbuatannya akan menambah beban bagi petugas kebersihan dan juga jelas mengotori lingkungan. Atau kebanyakan orang terlambat hadir di daam rapat penting dengan alasan yang sebenarnarnya tidak cukup dijadikan dasar perbuatannya. Mungkin ia tidak sadar akan kerugan yang disebabkan perbuatannya. Namun itu bukan alasan yang cukup untuk memaafkannya. Tapi lihatlah, begitu banyak orang yang berlapang hati memaafkan perbuatan orang lain yang tidak tepat itu. Berapa banyak petugas kebersihan yang diam saat orang lain meremehkan kerja kerasnya. Dan forum rapat yang menahan diri untuk menghukum orang-orang yang lalai itu.  </p>
<p>Sungguh ironis memang ketika kerja keras kita hanya menunggu untuk di diremehkan, ditolak, dicaci bahkan dihancurkan orang lain. Mungkin orang akan berbuat demikian. Dan sebagian yang lain mengacuhkan. Namun, apapun usaha kita yang berawal dengan niatan yang baik akan bermanfaat bagi orang lain. Tak peduli lama waktunya, tak peduli seberapa orang yang menyadarinya. Sahabat, sebuah peraturan bukanlah kebenaran mutlak. Ataupun suatu hal yang mesti ditaati selamanya. Ataupun kerja keras lain yang pernah kita lakukan. Namun ia adalah suatu pengabdian yang dikumpulkan oleh orang-orang yang memiliki jiwa untuk memberikan sesuatu untuk kebaikan orang lain. Sungguh orang-orang yang memberikan kerja keras terbaiknya untuk kemanfaatan bersama  adalah orang-orang yang memberikan pengabdian yang sebenarnya walaupun ia tahu akan ada orang-orang yang datang dan menghancurkannya.</p>
<p>Semoga bermanfaat..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/humeursite.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/humeursite.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/humeursite.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/humeursite.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/humeursite.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/humeursite.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/humeursite.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/humeursite.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/humeursite.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/humeursite.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/humeursite.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/humeursite.wordpress.com/173/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/humeursite.wordpress.com/173/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/humeursite.wordpress.com/173/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=humeursite.wordpress.com&amp;blog=3761275&amp;post=173&amp;subd=humeursite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://humeursite.wordpress.com/2010/07/02/setitik-pengabdian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b466f2aa93ae81b07fa928f9a2c491f1?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">humeursite</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memaknai Arti Sebuah Islam</title>
		<link>http://humeursite.wordpress.com/2009/09/01/memaknai-arti-sebuah-islam/</link>
		<comments>http://humeursite.wordpress.com/2009/09/01/memaknai-arti-sebuah-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2009 03:16:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>humeursite</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Kita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://humeursite.wordpress.com/?p=170</guid>
		<description><![CDATA[assalamu&#8217;alaikum Saudaraku, beberapa hari ini kita semua mengetahui sekian banyak berita yang disampaikan di berbagai media informasi. Tetapi, yang ingin saya lihat disini adalah beberapa berita diatas yang terkait dengan masalah agama, dalam hal ini agama Islam. Kita semua tentu ingat bahwa pemberitaan tang ada dimedia menurut saya terlalu berlebihan dan tidak berimbang. hal ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=humeursite.wordpress.com&amp;blog=3761275&amp;post=170&amp;subd=humeursite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum</p>
<p>Saudaraku, beberapa hari ini kita semua mengetahui sekian banyak berita yang disampaikan di berbagai media informasi. Tetapi, yang ingin saya lihat disini adalah beberapa berita diatas yang terkait dengan masalah agama, dalam hal ini agama Islam. Kita semua tentu ingat bahwa pemberitaan<span id="more-170"></span> tang ada dimedia menurut saya terlalu berlebihan dan tidak berimbang. hal ini menyebabkan kesalahan dalam memahami inti masalah yang sebenarnya. Yang lebih saya kawatirkan adalah apabila berita itu sampai menyesatkan semua insan yang beragama.</p>
<p>Saudaraku, tentu kita semua sepakat bahwa ajaran yang disampaikan Rasulullah Muhammad itu adalah sebuah kebenaran. Didalamnya terdapat kedamaian dan rahmatanlil&#8217;aamin. Itu sebabnya , mengapa ajaran itu masih eksis dan di ikuti oleh milyaran penduduk dibumi ini. Singkatnya adalah, kebenaran yang ada didalam islam itu bersifat universal.</p>
<p>Berbagai macam tindakan teror beberapa hari ini seperti merubah pandangan kita tentang itu semua. Memang benar bahwa ada  kesalahan yang dilakukan oleh penganutnya. Namun muncul pemahanan yang berlebihan yang mengarah pada sisi negatif pada kebanyakan kita. Itu semua adalah akibat dari kurang tepatnya kita semua untuk melihat informasi secara proporsional.</p>
<p>Akibatnya adalah munculnya berbagai tindakan yang menurut beberapa orang untuk &#8220;mengamankan&#8221; masyarakat dari aksi teror. Namun sangat disayangkan karena tindakan inisering kali terlalu berlebihan. Bagamana mungkin sebuah pengajian diawasi untuk alasan keamanan? Memang semua yang disampaikan dipengajiaan itu membuat orang berbuat aksi teror? Atau setiap wanita yang bercadar akan diperiksa? Saya pernak menyaksikan betapa memalukan seorang aparat yang merazia orang-orang dipelabuahan yang terfokus pada yang memakai jubah dan berjenggot. Tentu saja ini tidak profesional. Bagaimana mungkin kita menekankan pada aspek kenampakan/sisi luar saja padahal pelaku teror lihai dalam menyamar? Hal ini menghasilkan dampak yang sangat menyakitkan saudara. Kita semua melihat bagaimana sebagian dari kita menghindari nilai ajaran isalam itu. Bagaimana kita dijauhkan dari ajaran itu. Dan betapa terasanya kita meninggalkan ajaran itu? sungguh apabila kita memahami islam, betapa bodohnya kita jika melakukan tindakan tidak penting diatas.</p>
<p>Saudara, seringkali kita mterjebak pada suatu pemikiran bahwa agama dan kehidupan itu terpisah. padahal Rasulullah mengajarkan bahwa agama adalah jalan kehidupan itu sendiri. Memang sebagian besar dari kita akan sulit menerima ini. Tapi coba pahamilah ini saudaraku. Apakah kamu tahu, memakan daging yang tidak disembelih akan berdampak buruk pada kesehatan kita padahal kita memakan darah kotor pada hewan itu juga? Apakah kamu tahu, bahwa bersuci akan membersihkan diri dari kotoran yang melekat (menghindari jerawat, kanker kulit)? Apakah kamu kamu memakai jilbab sangan penting bagi muslimah karna menjaga kesucian dan menjauhkan dari berbuat kesalahan? Apakah kamu yahu bahwa Rasul mengajarkan kebaikan itu tidak hanya disisi agama tetapi juga kesehatan? Lalu tahuakan kamu bahwa Rasul mengajarkan ilmu perang, politik dan ekonomi yang bermanfaat? Rasulullah pernah berkata,&#8221; Apabila kaum muslimin akan menaklukan kota/wilayah, maka ada 3 pilihan yang diberikan pada penduduknya. Pertama, semua penduduk masuk islam. Kedua, penduduk megizinkan tentara islam untuk menjaga keamanan wilayahnya dan membeyar uang keamanan. Ketiga, umat islam diberi hak untuk berdakwah tanpa kekerasan&#8221;. Betapa hebatnya ajaran islam yang disampaikan Rasulullah sardaraku.</p>
<p>Saudaraku, jujur ketika menulis ini betapa saya sedikit sakit hati menyaksikan kesalahan yang diakibatkan oleh pemberitaan media. Jika ada kata yang salah dan tak berkenan, saya mohon maav. Semoga kita semua ditunjukkan Allah swt. jalan yang benar, jalan menuju islam.</p>
<p>nb: tulisan belum sempurna</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/humeursite.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/humeursite.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/humeursite.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/humeursite.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/humeursite.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/humeursite.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/humeursite.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/humeursite.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/humeursite.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/humeursite.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/humeursite.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/humeursite.wordpress.com/170/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/humeursite.wordpress.com/170/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/humeursite.wordpress.com/170/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=humeursite.wordpress.com&amp;blog=3761275&amp;post=170&amp;subd=humeursite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://humeursite.wordpress.com/2009/09/01/memaknai-arti-sebuah-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b466f2aa93ae81b07fa928f9a2c491f1?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">humeursite</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selamat Menjalankan Ibadah Puasa</title>
		<link>http://humeursite.wordpress.com/2009/08/21/selamat-menjalankan-ibadah-puasa/</link>
		<comments>http://humeursite.wordpress.com/2009/08/21/selamat-menjalankan-ibadah-puasa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2009 09:47:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>humeursite</dc:creator>
				<category><![CDATA[Salam Hangat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://humeursite.wordpress.com/?p=159</guid>
		<description><![CDATA[assalamulaikum&#8230; Teruntuk sahabat-sahabatku kaum muslim, saya ucapkan selamat menjalankan ibadah puasa 1430 H. Semoga dibulan Ramadhan ini semakin menjadikan kita insan bertaqwa.Amiin.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=humeursite.wordpress.com&amp;blog=3761275&amp;post=159&amp;subd=humeursite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-160" title="mET pUASA" src="http://humeursite.files.wordpress.com/2009/08/met-puasa.jpg?w=257&#038;h=300" alt="mET pUASA" width="257" height="300" /></p>
<p>assalamulaikum&#8230;</p>
<p>Teruntuk sahabat-sahabatku kaum muslim, saya ucapkan selamat menjalankan ibadah puasa 1430 H. Semoga dibulan Ramadhan ini semakin menjadikan kita insan bertaqwa.Amiin.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/humeursite.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/humeursite.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/humeursite.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/humeursite.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/humeursite.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/humeursite.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/humeursite.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/humeursite.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/humeursite.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/humeursite.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/humeursite.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/humeursite.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/humeursite.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/humeursite.wordpress.com/159/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=humeursite.wordpress.com&amp;blog=3761275&amp;post=159&amp;subd=humeursite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://humeursite.wordpress.com/2009/08/21/selamat-menjalankan-ibadah-puasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b466f2aa93ae81b07fa928f9a2c491f1?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">humeursite</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://humeursite.files.wordpress.com/2009/08/met-puasa.jpg?w=257" medium="image">
			<media:title type="html">mET pUASA</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hukum Ringkas Puasa Ramadhan</title>
		<link>http://humeursite.wordpress.com/2009/08/21/hukum-ringkas-puasa-ramadhan/</link>
		<comments>http://humeursite.wordpress.com/2009/08/21/hukum-ringkas-puasa-ramadhan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2009 09:42:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>humeursite</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ada Ilmu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://humeursite.wordpress.com/?p=156</guid>
		<description><![CDATA[Menyambut Ramadhan, banyak acara digelar kaum muslimin. Di antara acara tersebut ada yang telah menjadi tradisi yang “wajib” dilakukan meski syariat tidak pernah memerintahkan untuk membuat berbagai acara tertentu menyambut datangnya bulan mulia tersebut. Puasa Ramadhan merupakan salah satu dari kewajiban puasa yang ditetapkan syariat yang ditujukan dalam rangka taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah k. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=humeursite.wordpress.com&amp;blog=3761275&amp;post=156&amp;subd=humeursite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-medium wp-image-157" title="Indahnya Ramadhan" src="http://humeursite.files.wordpress.com/2009/08/indahnya-ramadhan.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Indahnya Ramadhan" width="300" height="225" />Menyambut Ramadhan, banyak acara digelar kaum muslimin. Di antara acara tersebut ada yang telah menjadi tradisi yang “wajib” dilakukan meski syariat tidak pernah memerintahkan untuk membuat berbagai acara tertentu menyambut datangnya bulan mulia tersebut. Puasa Ramadhan merupakan salah satu dari kewajiban puasa<span id="more-156"></span> yang ditetapkan syariat yang ditujukan dalam rangka taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah k. Hukum puasa sendiri terbagi menjadi dua, yaitu puasa wajib dan puasa sunnah. Adapun puasa wajib terbagi menjadi 3: puasa Ramadhan, puasa kaffarah (puasa tebusan), dan puasa nadzar.  Keutamaan Bulan Ramadhan Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al Qur’an. Allah k berfirman:</p>
<p>شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ</p>
<p>“Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur`an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang batil).” (Al-Baqarah: 185) Pada bulan ini para setan dibelenggu, pintu neraka ditutup dan pintu surga dibuka. Rasulullah n bersabda:</p>
<p>إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِقَتْ أَبْوَابُ النِّيْرَانِ وَصُفِدَتِ الشَّيَاطِيْنُ</p>
<p>“Bila datang bulan Ramadhan dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu-pintu neraka dan dibelenggulah para setan.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim) Pada bulan Ramadhan pula terdapat malam Lailatul Qadar. Allah k berfirman:</p>
<p>إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ. وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ. لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ. تَنَزَّلُ الْمَلاَئِكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ. سَلاَمٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ</p>
<p>“Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al Qur’an pada malam kemuliaan. Tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan hingga terbit fajar.” (Al-Qadar: 1-5)  Penghapus Dosa Ramadhan adalah bulan untuk menghapus dosa. Hal ini berdasar hadits Abu Hurairah z bahwa Rasulullah n bersabda:</p>
<p>الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمْعَةُ إِلَى الْجُمْعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ لَمَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتُنِبَتِ الْكَبَائِرُ  “Shalat lima waktu, dari Jum’at (yang satu) menuju Jum’at berikutnya, (dari) Ramadhan hingga Ramadhan (berikutnya) adalah penghapus dosa di antaranya, apabila ditinggalkan dosa-dosa besar.” (HR. Muslim)</p>
<p>مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ</p>
<p>“Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan dengan keimanan dan mengharap ridha Allah, akan diampuni dosa-dosanya yang terdahulu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah z)   Rukun Berpuasa  a. Berniat sebelum munculnya fajar shadiq. Hal ini berdasarkan hadits Rasulullah n:</p>
<p>إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ</p>
<p>“Sesungguhnya amalan itu tergantung niatnya.” (Muttafaqun ‘alaih dari hadits ‘Umar bin Al-Khaththab z) Juga hadits Hafshah x, bersabda Rasulullah n:</p>
<p>مَنْ لَمْ يَجْمَعِ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلاَ صِيَامَ لَهُ</p>
<p>“Barangsiapa yang tidak berniat berpuasa sebelum fajar maka tidak ada puasa baginya.” (HR. Ahmad dan Ashabus Sunan) Asy-Syaikh Muqbil t menyatakan bahwa hadits ini mudhtharib (goncang) walaupun sebagian ulama menghasankannya. Namun mereka mengatakan bahwa ini adalah pendapat Ibnu ‘Umar, Hafshah, ‘Aisyah g, dan tidak ada yang menyelisihinya dari kalangan para shahabat. Persyaratan berniat puasa sebelum fajar dikhususkan pada puasa yang hukumnya wajib, karena Rasulullah n pernah datang kepada ‘Aisyah x pada selain bulan Ramadhan lalu bertanya: “Apakah kalian mempunyai makan siang? Jika tidak maka saya berpuasa.” (HR. Muslim) Masalah ini dikuatkan pula dengan perbuatan Abud-Darda, Abu Thalhah, Abu Hurairah, Ibnu ‘Abbas dan Hudzaifah ibnul Yaman g. Ini adalah pendapat jumhur. Para ulama juga berpendapat bahwa persyaratan niat tersebut dilakukan pada setiap hari puasa karena malam Ramadhan memutuskan amalan puasa sehingga untuk mengamalkan kembali membutuhkan niat yang baru. Wallahu a’lam. Berniat ini boleh dilakukan kapan saja baik di awal malam, pertengahannya maupun akhir. Ini pula yang dikuatkan oleh jumhur ulama1. b. Menahan diri dari setiap perkara yang membatalkan puasa dimulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Telah diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari dan Al-Imam Muslim hadits dari ‘Umar bin Al-Khaththab z bahwa Rasulullah n bersabda:</p>
<p>إِذَا أَقْبَلَ اللَّيْلُ مِنْ هَهُنَا وَأَدْرَكَ النَّهَارُ مِنْ هَهُنَا وَغَرَبَتِ الشَّمْسُ فَقَدْ أَفْطَرَ الصَّائِمُ</p>
<p>“Jika muncul malam dari arah sini (barat) dan hilangnya siang dari arah sini (timur) dan matahari telah terbenam, maka telah berbukalah orang yang berpuasa.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim) Puasa dimulai dengan munculnya fajar. Namun kita harus hati-hati karena terdapat dua jenis fajar, yaitu fajar kadzib dan fajar shadiq. Fajar kadzib ditandai dengan cahaya putih yang menjulang ke atas seperti ekor serigala. Bila fajar ini muncul masih diperbolehkan makan dan minum namun diharamkan shalat Shubuh karena belum masuk waktu. Fajar yang kedua adalah fajar shadiq yang ditandai dengan cahaya merah yang menyebar di atas lembah dan bukit, menyebar hingga ke lorong-lorong rumah. Fajar inilah yang menjadi tanda dimulainya seseorang menahan makan, minum dan yang semisalnya serta diperbolehkan shalat Shubuh. Hal ini berdasarkan hadits Ibnu ‘Abbas c bahwa Rasulullah n bersabda:</p>
<p>الْفَجْرُ فَجْرَانِ فَأَمَّا اْلأَوَّلُ فَإِنَّهُ لاَ يُحْرِمُ الطَّعَامَ وَلاَ يُحِلُّ الصَّلاَةَ وَأَمَّا الثَّانِي فَإِنَّهُ يُحْرِمُ الطَّعَامَ وَيُحِلُّ الصَّلاَةَ</p>
<p>“Fajar itu ada dua, yang pertama tidak diharamkan makan dan tidak dihalalkan shalat (Shubuh). Adapun yang kedua (fajar) adalah yang diharamkan makan (pada waktu tersebut) dan dihalalkan shalat.” (HR. Ibnu Khuzaimah, 1/304, Al-Hakim, 1/304, dan Al-Baihaqi, 1/377) Namun para ulama menghukumi riwayat ini mauquf (hanya perkataan Ibnu ‘Abbas c dan bukan sabda Nabi n). Di antara mereka adalah Al-Baihaqi, Ad-Daruquthni dalam Sunan-nya (2/165), Abu Dawud dalam Marasil-nya (1/123), dan Al-Khathib Al-Baghdadi dalam Tarikh-nya (3/58). Juga diriwayatkan dari Tsauban dengan sanad yang mursal. Sementara diriwayatkan juga dari hadits Jabir dengan sanad yang lemah. Wallahu a’lam.   1 Cukup dengan hati dan tidak dilafadzkan dan makan sahurnya seseorang sudah menunjukkan dia punya niat berpuasa, red   Siapa yang Diwajibkan Berpuasa?  Orang yang wajib menjalankan puasa Ramadhan memiliki syarat-syarat tertentu. Telah sepakat para ulama bahwa puasa diwajibkan atas seorang muslim yang berakal, baligh, sehat, mukim, dan bila ia seorang wanita maka harus bersih dari haidh dan nifas. Sementara itu tidak ada kewajiban puasa terhadap orang kafir, orang gila, anak kecil, orang sakit, musafir, wanita haidh dan nifas, orang tua yang lemah serta wanita hamil dan wanita menyusui. Bila ada orang kafir yang berpuasa, karena puasa adalah ibadah di dalam Islam maka tidak diterima amalan seseorang kecuali bila dia menjadi seorang muslim dan ini disepakati oleh para ulama. Adapun orang gila, ia tidak wajib berpuasa karena tidak terkena beban beramal. Hal ini berdasarkan hadits ‘Ali bin Abi Thalib z bahwa Rasulullah n bersabda:</p>
<p>رُفِعَ الْقَلَمُ عَنْ ثَلاَثَةٍ: عَنِ الْمَجْنُوْنِ حَتَّى يَفِيْقَ وَعَنِ النَّائِمِ حَتَّى يَسْتَيْقَظَ وَعَنِ الصَّبِي</p>
<p>حَتَّى يَحْتَلِمَ  “</p>
<p>Diangkat pena (tidak dicatat) dari 3 golongan: orang gila sampai dia sadarkan diri, orang yang tidur hingga dia bangun dan anak kecil hingga dia baligh.” (HR. Ahmad, Abu Dawud dan At-Tirmidzi) Meski anak kecil tidak memiliki kewajiban berpuasa sebagaimana dijelaskan hadits di atas, namun sepantasnya bagi orang tua atau wali yang mengasuh seorang anak agar menganjurkan puasa kepadanya supaya terbiasa sejak kecil sesuai kesanggupannya. Sebuah hadits diriwayatkan Ar-Rubayyi’ bintu Mu’awwidz x: “Utusan Rasulullah n mengumumkan di pagi hari ‘Asyura agar siapa di antara kalian yang berpuasa maka hendaklah dia menyempurnakannya dan siapa yang telah makan maka jangan lagi dia makan pada sisa harinya. Dan kami berpuasa setelah itu dan kami mempuasakan kepada anak-anak kecil kami. Dan kami ke masjid lalu kami buatkan mereka mainan dari wol, maka jika salah seorang mereka menangis karena (ingin) makan, kamipun memberikan (mainan tersebut) padanya hingga mendekati buka puasa.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim) Sementara itu, bagi orang-orang lanjut usia yang sudah lemah (jompo), orang sakit yang tidak diharapkan sembuh, dan orang yang memiliki pekerjaan berat yang menyebabkan tidak mampu berpuasa dan tidak mendapatkan cara lain untuk memperoleh rizki kecuali apa yang dia lakukan dari amalan tersebut, maka bagi mereka diberi keringanan untuk tidak berpuasa namun wajib membayar fidyah yaitu memberi makan setiap hari satu orang miskin. Berkata Ibnu Abbas c: “Diberikan keringanan bagi orang yang sudah tua untuk tidak berpuasa dan memberi makan setiap hari kepada seorang miskin dan tidak ada qadha atasnya.” (HR. Ad-Daruquthni dan Al-Hakim dan dishahihkan oleh keduanya) Anas bin Malik z tatkala sudah tidak sanggup berpuasa maka beliau memanggil 30 orang miskin lalu (memberikan pada mereka makan) sampai mereka kenyang. (HR. Ad-Daruquthni 2/207 dan Abu Ya’la dalam Musnad-nya 7/204 dengan sanad yang shahih. Lihat Shifat Shaum An-Nabi, hal. 60) Orang-orang yang diberi keringanan untuk tidak berpuasa namun wajib atas mereka menggantinya di hari yang lain adalah musafir, dan orang yang sakit yang masih diharap kesembuhannya yang apabila dia berpuasa menyebabkan kekhawatiran sakitnya bertambah parah atau lama sembuhnya. Allah k berfirman:</p>
<p>فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيْضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ</p>
<p>“Maka barangsiapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan lalu ia berbuka, maka wajib baginya berpuasa sebanyak hari yang ditinggalkan pada hari-hari yang lain.” (Al-Baqarah: 184) Demikian pula bagi wanita hamil dan menyusui yang khawatir terhadap janinnya atau anaknya bila dia berpuasa, wajib baginya meng-qadha puasanya dan bukan membayar fidyah menurut pendapat yang paling kuat dari pendapat para ulama. Hal ini berdasar hadits Anas bin Malik Al-Ka’bi z, bersabda Rasulullah n:</p>
<p>إِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ وَضَعَ عَنِ الْمُسَافِرِ نِصْفَ الصَّلاَةِ وَالصَّوْمَ وَعَنِ الْحُبْلَى وَالْمُرْضِعِ</p>
<p>“Sesungguhnya Allah telah meletakkan setengah shalat dan puasa bagi orang musafir dan (demikian pula) bagi wanita menyusui dan yang hamil.” (HR. An-Nasai, 4/180-181, Ibnu Khuzaimah, 3/268, Al-Baihaqi, 3/154, dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani t) Yang tidak wajib berpuasa namun wajib meng-qadha (menggantinya) di hari lain adalah wanita haidh dan nifas. Telah terjadi kesepakatan di antara fuqaha bahwa wajib atas keduanya untuk berbuka dan diharamkan berpuasa. Jika mereka berpuasa, maka dia telah melakukan amalan yang bathil dan wajib meng-qadha. Di antara dalil atas hal ini adalah hadits Aisyah x:</p>
<p>كَانَ يُصِيْبُنَا ذَلِكَ فَنُأْمَرُ بِقَضَاءِ الصِّيَامِ وَلاَ نُأْمَرُ بِقَضَاءِ الصَّلاَةِ</p>
<p>“Adalah kami mengalami haidh lalu kamipun diperintahkan untuk meng-qadha puasa dan tidak diperintahkan meng-qadha shalat.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)</p>
<p><span>Penulis : Al-Ustadz Abu Abdirrahman Al-Bugisi</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/humeursite.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/humeursite.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/humeursite.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/humeursite.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/humeursite.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/humeursite.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/humeursite.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/humeursite.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/humeursite.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/humeursite.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/humeursite.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/humeursite.wordpress.com/156/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/humeursite.wordpress.com/156/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/humeursite.wordpress.com/156/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=humeursite.wordpress.com&amp;blog=3761275&amp;post=156&amp;subd=humeursite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://humeursite.wordpress.com/2009/08/21/hukum-ringkas-puasa-ramadhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b466f2aa93ae81b07fa928f9a2c491f1?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">humeursite</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://humeursite.files.wordpress.com/2009/08/indahnya-ramadhan.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Indahnya Ramadhan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Manajemen Kehidupan</title>
		<link>http://humeursite.wordpress.com/2009/08/20/manajemen-kehidupan/</link>
		<comments>http://humeursite.wordpress.com/2009/08/20/manajemen-kehidupan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 02:10:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>humeursite</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Kita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://humeursite.wordpress.com/?p=149</guid>
		<description><![CDATA[Sahabatku, sesungguhnya manajemen pertama yang ada dalam kehidupan adalah ketika Anda, saya atau yang lainnya memasuki keluarga. Didalamnya kita dapat belajar untuk bekerja tim, saling berkomitmen, menghargai dan saling menjaga hubungan. Bagaimana melakukan itu semua tentulah ada seni khususnya tergantung pada pribadi yang terlibat disana.Namun, semua itu, akan memberikan pelajaran bagi kita semua tentang bagaimana [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=humeursite.wordpress.com&amp;blog=3761275&amp;post=149&amp;subd=humeursite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-154" title="Happy Family" src="http://humeursite.files.wordpress.com/2009/08/happy-family1.gif?w=600" alt="Happy Family"   /></p>
<p>Sahabatku, sesungguhnya manajemen pertama yang ada dalam kehidupan adalah ketika Anda, saya atau yang lainnya memasuki keluarga. Didalamnya kita dapat belajar untuk bekerja tim, saling berkomitmen, menghargai dan saling menjaga hubungan. Bagaimana melakukan itu semua tentulah ada seni<span id="more-149"></span> khususnya tergantung pada pribadi yang terlibat disana.Namun, semua itu, akan memberikan pelajaran bagi kita semua tentang bagaimana menjalani kehidupan itu sendiri. Tentang keluarga kita dan tentang orang-orang disekitar kita.</p>
<p>Keluarga adalah miniatur dunia. Dunia kita. dunia yang mesti di manage dengan baik. Untuk itu, saya ucapkan selamat kepada seluruh Ayah yang baik, Ibu Yang baik dan semua anak-anak yang baik untuk saling menghargai dan belajar arti sebuah keluarga.</p>
<p>dedicated to: Temen-temenku yang telah berkeluarga. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawwadah dan rahmah.Amiin.</p>
<p>Mohon doanya juga agar segera menikmati pelajaran Manajemen Kehidupan sejati.hehe</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/humeursite.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/humeursite.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/humeursite.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/humeursite.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/humeursite.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/humeursite.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/humeursite.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/humeursite.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/humeursite.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/humeursite.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/humeursite.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/humeursite.wordpress.com/149/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/humeursite.wordpress.com/149/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/humeursite.wordpress.com/149/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=humeursite.wordpress.com&amp;blog=3761275&amp;post=149&amp;subd=humeursite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://humeursite.wordpress.com/2009/08/20/manajemen-kehidupan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b466f2aa93ae81b07fa928f9a2c491f1?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">humeursite</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://humeursite.files.wordpress.com/2009/08/happy-family1.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Happy Family</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Delapan Kado Terindah</title>
		<link>http://humeursite.wordpress.com/2009/08/20/delapan-kado-terindah/</link>
		<comments>http://humeursite.wordpress.com/2009/08/20/delapan-kado-terindah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 01:57:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>humeursite</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Kita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://humeursite.wordpress.com/?p=145</guid>
		<description><![CDATA[Delapan macam kado ini adalah hadiah terindah dan tak ternilai bagi orang-orang yang Anda sayangi. KEHADIRAN Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang kita juga bisa hadir di hadapannya lewat surat, telepon, foto atau faks. Namun dengan berada di sampingnya, anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian dan kasih sayang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=humeursite.wordpress.com&amp;blog=3761275&amp;post=145&amp;subd=humeursite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="left"><img class="alignleft size-full wp-image-146" title="Kado Terindah" src="http://humeursite.files.wordpress.com/2009/08/kado-terindah.jpg?w=600" alt="Kado Terindah"   />Delapan macam kado ini adalah hadiah terindah dan tak ternilai bagi</p>
<p align="left">orang-orang yang Anda sayangi.</p>
<p align="left"><strong> </strong></p>
<p align="left"><strong>KEHADIRAN</strong></p>
<p align="left">Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai</p>
<p align="left">harganya. Memang kita juga bisa hadir di hadapannya lewat surat, telepon,</p>
<p align="left">foto atau faks. Namun dengan berada di sampingnya, <span id="more-145"></span>anda dan dia dapat</p>
<p align="left">berbagi perasaan, perhatian dan kasih sayang secara lebih utuh dan</p>
<p align="left">intensif. Jadilah kehadiran anda sebagai pembawa kebahagiaan.</p>
<p align="left">
<p align="left"><strong>MENDENGAR</strong></p>
<p align="left">Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini. Sebab, kebanyakan orang</p>
<p align="left">lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan. Dengan mencurahkan</p>
<p align="left">perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah</p>
<p align="left">menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar</p>
<p align="left">dengan baik, pastikan anda dalam keadaan betul-betul rileks dan bisa</p>
<p align="left">menangkap utuh apa yang bisa disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu</p>
<p align="left">menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya, ini</p>
<p align="left">memudahkan anda memberikan tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak</p>
<p align="left">harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan manispun akan</p>
<p align="left">terdengar manis baginya.</p>
<p align="left">
<p align="left"><strong>DIAM</strong></p>
<p align="left">Seperti kata-kata, di dalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai</p>
<p align="left">untuk menghukum, mengusir atau membingungkan orang. Tapi lebih dari</p>
<p align="left">segalanya, diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang</p>
<p align="left">karena memberinya ”ruang”. Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa</p>
<p align="left">gemar menasehati, mengatur, mengkritik bahkan mengomel.</p>
<p align="left">
<p align="left"><strong>KEBEBASAN</strong></p>
<p align="left">Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki</p>
<p align="left">atau mengatur kehidupan orang bersangkutan. Bisakah kita mengaku</p>
<p align="left">mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi kebebasan</p>
<p align="left">adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah ”Kau bebas</p>
<p align="left">berbuat semaumu”. Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah</p>
<p align="left">memberinya kepercayaan penuh untuk bertangung jawab atas segala hal</p>
<p align="left">yang ia putuskan atau lakukan.</p>
<p align="left">
<p align="left"><strong>KEINDAHAN</strong></p>
<p align="left">Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih</p>
<p align="left">ganteng atau cantik? Tampil indah dan rupawan juga merupakan sebuah</p>
<p align="left">kado yang indah. Selain keindahan penampilan pribadi, andapun bisa</p>
<p align="left">menghadiahkan keindahan suasana di rumah. Vas dan bunga segar cantik di</p>
<p align="left">ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah, misalnya.</p>
<p align="left">
<p align="left"><strong>TANGGAPAN POSITIF</strong></p>
<p align="left">Tanpa sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran,</p>
<p align="left">sikap atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang</p>
<p align="left">benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba</p>
<p align="left">hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah</p>
<p align="left">ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir anda mengucapkan terima kasih</p>
<p align="left">atas segala hal yang dilakukannya demi anda. Ingat-ingat pula, pernahkah</p>
<p align="left">anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga</p>
<p align="left">permintaan maaf) adalah kado indah yang sering terlupakan.</p>
<p align="left">
<p align="left"><strong>KESEDIAAN MENGALAH</strong></p>
<p align="left">Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai</p>
<p align="left">menjadi pertengkaran yang hebat. Bila anda memikirkan hal ini, berarti</p>
<p align="left">anda siap memberikan kado ”kesediaan mengalah”. Kesediaan untuk</p>
<p align="left">mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari</p>
<p align="left">bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini.</p>
<p align="left">
<p align="left"><strong>SENYUMAN</strong></p>
<p align="left">Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman,</p>
<p align="left">terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang</p>
<p align="left">beku, pemberi semangat dalam keputusasaan, pencerah suasana muram,</p>
<p align="left">bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isyarat</p>
<p align="left">untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita. Kapan terakhir kali anda</p>
<p>menghadiahkan senyuman manis pada orang yang dikasihi?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/humeursite.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/humeursite.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/humeursite.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/humeursite.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/humeursite.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/humeursite.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/humeursite.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/humeursite.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/humeursite.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/humeursite.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/humeursite.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/humeursite.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/humeursite.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/humeursite.wordpress.com/145/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=humeursite.wordpress.com&amp;blog=3761275&amp;post=145&amp;subd=humeursite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://humeursite.wordpress.com/2009/08/20/delapan-kado-terindah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b466f2aa93ae81b07fa928f9a2c491f1?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">humeursite</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://humeursite.files.wordpress.com/2009/08/kado-terindah.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kado Terindah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tambahkan Cinta Dan Kurangi Benci</title>
		<link>http://humeursite.wordpress.com/2009/08/20/tambahkan-cinta-dan-kurangi-benci/</link>
		<comments>http://humeursite.wordpress.com/2009/08/20/tambahkan-cinta-dan-kurangi-benci/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 01:40:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>humeursite</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Kita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://humeursite.wordpress.com/2009/08/20/tambahkan-cinta-dan-kurangi-benci/</guid>
		<description><![CDATA[Seorang pria bertemu dengan seorang gadis di sebuah pesta, si gadis tampil luar biasa cantiknya, banyak lelaki yang mencoba mengejar si gadis. Si pria sebetulnya tampil biasa saja dan tak ada yang begitu memperhatikan dia, tapi pada saat pesta selesai dia memberanikan diri mengajak si gadis untuk sekedar mencari minuman hangat. Si gadis agak terkejut, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=humeursite.wordpress.com&amp;blog=3761275&amp;post=142&amp;subd=humeursite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-141" title="Kopi sayang..." src="http://humeursite.files.wordpress.com/2009/08/kopi-sayang.jpg?w=600" alt="Kopi sayang..."   />Seorang pria bertemu dengan seorang gadis di sebuah pesta, si gadis</p>
<p>tampil luar biasa cantiknya, banyak lelaki yang mencoba mengejar si gadis.</p>
<p>Si pria sebetulnya tampil biasa saja dan tak ada yang begitu</p>
<p>memperhatikan dia, tapi pada saat pesta selesai dia memberanikan diri</p>
<p>mengajak si gadis untuk sekedar mencari minuman hangat. Si gadis agak</p>
<p>terkejut, tapi karena kesopanan si pria itu, si gadis mengiyakan ajakannya.</p>
<p>Mereka berdua akhirnya duduk di sebuah coffee shop, tapi si pria sangat</p>
<p>gugup untuk berkata apa-apa <span id="more-142"></span>dan si gadis mulai merasa tidak nyaman dan</p>
<p>berkata, &#8220;Kita pulang saja?&#8221;.</p>
<p>Namun tiba-tiba si pria meminta sesuatu pada sang pramusaji, &#8220;Bisa minta</p>
<p>garam buat kopi saya?&#8221; Semua orang yang mendengar memandang dengan</p>
<p>ke arah si pria, aneh sekali! Wajahnya berubah merah, tapi tetap saja dia</p>
<p>memasukkan garam tersebut ke dalam kopinya dan meminumnya.</p>
<p>Si gadis dengan penasaran bertanya, &#8220;Kenapa kamu bisa punya kebiasaan</p>
<p>seperti ini?&#8221; Si pria menjawab, &#8220;Ketika saya kecil, saya tinggal di daerah</p>
<p>pantai dekat laut, saya suka bermain di laut, saya dapat merasakan</p>
<p>rasanya laut, asin dan sedikit menggigit, sama seperti kopi asin ini. Dan</p>
<p>setiap saya minum kopi asin, saya selalu ingat masa kanak-kanak saya, ingat</p>
<p>kampung halaman, saya sangat rindu kampung halaman saya, saya kangen</p>
<p>orang tua saya yang masih tinggal di sana.&#8221;</p>
<p>Begitu berkata kalimat terakhir, mata si pria mulai berkaca-kaca, dan si</p>
<p>gadis sangat tersentuh akan perasaan tulus dari ucapan pria di hadapannya</p>
<p>itu. Si gadis berpikir bila seorang pria dapat bercerita bahwa ia rindu</p>
<p>kampung halamannya, pasti pria itu mencintai rumahnya, peduli akan</p>
<p>rumahnya dan mempunyai tanggung jawab terhadap rumahnya. Kemudian si</p>
<p>gadis juga mulai berbicara, bercerita juga tentang kampung halamannya</p>
<p>nun jauh di sana , masa kecilnya dan keluarganya.</p>
<p>Suasana kaku langsung berubah menjadi sebuah perbincangan yang hangat</p>
<p>juga akhirnya menjadi sebuah awal yang indah dalam cerita mereka</p>
<p>berdua.</p>
<p>Mereka akhirnya berpacaran. Si gadis akhirnya menemukan bahwa si pria</p>
<p>itu adalah seorang lelaki yang dapat memenuhi segala permintaannya, dia</p>
<p>sangat perhatian, berhati baik, hangat, sangat perduli&#8230; betul-betul</p>
<p>seseorang yang sangat baik tapi si gadis hampir saja kehilangan seorang</p>
<p>lelaki seperti itu!</p>
<p>Kopi asin yang ada gunanya&#8230;</p>
<p>Kemudian cerita berlanjut seperti layaknya setiap cerita cinta yang indah,</p>
<p>sang putri menikah dengan sang pangeran dan mereka hidup bahagia</p>
<p>selamanya, dan setiap saat sang putri membuat kopi untuk sang pangeran,</p>
<p>ia membubuhkan garam di dalamnya, karena ia tahu bahwa itulah yang</p>
<p>disukai oleh pangerannya.</p>
<p>Setelah 40 tahun, si pria meninggal dunia, dan meninggalkan sebuah surat</p>
<p>yang berkata, &#8220;Sayangku yang tercinta, mohon maafkan saya, maafkan</p>
<p>kalau seumur hidupku adalah dusta belaka. Hanya sebuah kebohongan yang</p>
<p>aku katakan padamu &#8230; tentang kopi asin.&#8221;</p>
<p>Ingat sewaktu kita pertama kali jalan bersama? Saya sangat gugup waktu</p>
<p>itu, sebenarnya saya ingin minta gula tapi malah berkata garam. Sulit</p>
<p>sekali bagi saya untuk mengubahnya karena kamu pasti akan tambah</p>
<p>merasa tidak nyaman, jadi saya maju terus. Saya tak pernah terpikir</p>
<p>bahwa hal itu ternyata menjadi awal komunikasi kita! Saya mencoba untuk</p>
<p>berkata sejujurnya selama ini, tapi saya terlalu takut melakukannya,</p>
<p>karena saya telah berjanji untuk tidak membohongimu untuk suatu apa</p>
<p>pun.</p>
<p>Sekarang saya sekarat, saya tidak takut apa-apa lagi jadi saya katakan</p>
<p>padamu yang sejujurnya, saya tidak suka kopi asin, betul-betul aneh dan</p>
<p>rasanya tidak enak. Tapi saya selalu dapat kopi asin seumur hidupku sejak</p>
<p>bertemu denganmu, dan saya tidak pernah sekalipun menyesal untuk segala</p>
<p>sesuatu yang saya lakukan untukmu. Memilikimu adalah kebahagiaan</p>
<p>terbesar dalam seluruh hidupku. Bila saya dapat hidup untuk kedua kalinya,</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>saya tetap ingin bertemu kamu lagi dan memilikimu seumur hidupku,</p>
<p>meskipun saya harus meminum kopi asin itu lagi.</p>
<p>Air mata si gadis betul-betul membuat surat itu menjadi basah. Kemudian</p>
<p>hari bila ada seseorang yang bertanya padanya, apa rasanya minum kopi</p>
<p>pakai garam?</p>
<p>Si gadis pasti menjawab, &#8220;Rasanya manis.&#8221;</p>
<p>Kadang Anda merasa Anda mengenal seseorang lebih baik dari orang lain,</p>
<p>tapi hanya untuk menyadari bahwa pendapat Anda tentang seseorang itu</p>
<p>bukan seperti yang Anda gambarkan. Sama seperti kejadian kopi asin tadi.</p>
<p>Tambahkan Cinta dan Kurangi Benci karena terkadang garam terasa lebih</p>
<p>manis daripada gula.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/humeursite.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/humeursite.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/humeursite.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/humeursite.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/humeursite.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/humeursite.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/humeursite.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/humeursite.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/humeursite.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/humeursite.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/humeursite.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/humeursite.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/humeursite.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/humeursite.wordpress.com/142/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=humeursite.wordpress.com&amp;blog=3761275&amp;post=142&amp;subd=humeursite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://humeursite.wordpress.com/2009/08/20/tambahkan-cinta-dan-kurangi-benci/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b466f2aa93ae81b07fa928f9a2c491f1?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">humeursite</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://humeursite.files.wordpress.com/2009/08/kopi-sayang.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kopi sayang...</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MPM KM IPB ON GATHERING</title>
		<link>http://humeursite.wordpress.com/2009/05/27/mpm-km-ipb-on-gathering/</link>
		<comments>http://humeursite.wordpress.com/2009/05/27/mpm-km-ipb-on-gathering/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 May 2009 15:59:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>humeursite</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://humeursite.wordpress.com/?p=127</guid>
		<description><![CDATA[inilah tentang persahabatan. tentang kerjasama dan tentang memahami.  tak cukup diungkapkan dengan sejuta kalimat, namun dapat dibuktikan dengan semangat dan senyuman perjuangan. kita tak tahu apa yang akan terjai 5 menit kedepan. tapi kita punya tujuan.dan kita yakin akan sampai pada tujuan itu. untuk temen-temen di mpm km&#8230;keep on fighting ya&#8230;.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=humeursite.wordpress.com&amp;blog=3761275&amp;post=127&amp;subd=humeursite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-129" title="semangadh yaa..." src="http://humeursite.files.wordpress.com/2009/05/semangadh-yaa1.jpg?w=600" alt="semangadh yaa..."   />inilah tentang persahabatan. tentang kerjasama dan tentang memahami.  tak cukup diungkapkan dengan sejuta kalimat, namun dapat dibuktikan dengan semangat dan senyuman perjuangan.</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-130" title="chearss...." src="http://humeursite.files.wordpress.com/2009/05/chearss.jpg?w=600" alt="chearss...."   />kita tak tahu apa yang akan terjai 5 menit kedepan. tapi kita punya tujuan.dan kita yakin akan sampai pada tujuan itu. untuk temen-temen di mpm km&#8230;keep on fighting ya&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/humeursite.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/humeursite.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/humeursite.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/humeursite.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/humeursite.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/humeursite.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/humeursite.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/humeursite.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/humeursite.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/humeursite.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/humeursite.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/humeursite.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/humeursite.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/humeursite.wordpress.com/127/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=humeursite.wordpress.com&amp;blog=3761275&amp;post=127&amp;subd=humeursite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://humeursite.wordpress.com/2009/05/27/mpm-km-ipb-on-gathering/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b466f2aa93ae81b07fa928f9a2c491f1?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">humeursite</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://humeursite.files.wordpress.com/2009/05/semangadh-yaa1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">semangadh yaa...</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://humeursite.files.wordpress.com/2009/05/chearss.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">chearss....</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Negarawan</title>
		<link>http://humeursite.wordpress.com/2009/05/19/negarawan/</link>
		<comments>http://humeursite.wordpress.com/2009/05/19/negarawan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 May 2009 04:13:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>humeursite</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Kita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://humeursite.wordpress.com/?p=124</guid>
		<description><![CDATA[Dalam sebuah negara, membutuhkan seorang pemimpin. Seorang pemimpin yang pikiran dan keputusannya hanya untuk rakyat dan demi kebaikan rakyat.  Sehingga tidaklah bijaksana apabila kerjasama 5 tahuanan itu  diperlukan hanya untuk memperoleh kekuasaan semata. Pembaca, situasi beberapa hari ini mencerminkan bahwa bangsa ini memiliki jutaan politikus. Tapi sangatlah sulit menemukan seorang pemimpin. Padahal, kita membutuhkan seorang pemimpin, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=humeursite.wordpress.com&amp;blog=3761275&amp;post=124&amp;subd=humeursite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-125" title="Presiden Soekarno" src="http://humeursite.files.wordpress.com/2009/05/sukarno_1692a3.jpg?w=600" alt="Presiden Soekarno"   />Dalam sebuah negara, membutuhkan seorang pemimpin. Seorang pemimpin yang pikiran dan keputusannya hanya untuk rakyat dan demi kebaikan rakyat.  Sehingga tidaklah bijaksana apabila kerjasama 5 tahuanan itu  diperlukan hanya untuk memperoleh kekuasaan semata.</p>
<p>Pembaca, situasi beberapa hari ini mencerminkan bahwa bangsa ini memiliki jutaan politikus. Tapi sangatlah sulit menemukan seorang pemimpin. Padahal, kita membutuhkan seorang pemimpin, bukan jutaan politikus itu. Ialah pemimpin, seorang negarawan sejati.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/humeursite.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/humeursite.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/humeursite.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/humeursite.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/humeursite.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/humeursite.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/humeursite.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/humeursite.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/humeursite.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/humeursite.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/humeursite.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/humeursite.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/humeursite.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/humeursite.wordpress.com/124/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=humeursite.wordpress.com&amp;blog=3761275&amp;post=124&amp;subd=humeursite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://humeursite.wordpress.com/2009/05/19/negarawan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b466f2aa93ae81b07fa928f9a2c491f1?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">humeursite</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://humeursite.files.wordpress.com/2009/05/sukarno_1692a3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Presiden Soekarno</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Melirik Kembali Pertanian Indonesia</title>
		<link>http://humeursite.wordpress.com/2009/03/20/melirik-kembali-pertanian-indonesia/</link>
		<comments>http://humeursite.wordpress.com/2009/03/20/melirik-kembali-pertanian-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2009 07:31:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>humeursite</dc:creator>
				<category><![CDATA[cerita cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://humeursite.wordpress.com/2009/03/20/melirik-kembali-pertanian-indonesia/</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu indikator kemandirian suatu bangsa dapat dilihat dari kesuksesan bangsa itu menjaga keamanan pangan bangsanya. “Pertanian adalah soal hidup mati suatu bangsa” adalah sebuah kalimat menarik yang pernah diucapkan oleh seorang negarawan kita, Ir Sukarno. Beliau adalah seorang yang mampu berfikir kedepan mengenai sebuah perjalanan suatu bangsa. Pandangannya mengenai pertanian sangatlah menarik terutama bagaimana [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=humeursite.wordpress.com&amp;blog=3761275&amp;post=94&amp;subd=humeursite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;">Salah satu indikator kemandirian suatu bangsa dapat dilihat dari kesuksesan bangsa itu menjaga keamanan pangan bangsanya. “Pertanian adalah soal hidup mati suatu bangsa” adalah sebuah kalimat menarik yang pernah diucapkan oleh seorang negarawan kita, Ir Sukarno. Beliau adalah seorang <span id="more-94"></span>yang mampu berfikir kedepan mengenai sebuah perjalanan suatu bangsa. Pandangannya mengenai pertanian sangatlah menarik terutama bagaimana menciptakan suatu bangsa dengan kemandirian pangannya. Artinya bangsa tersebut tidak bergantung pada bangsa lain <span> </span>dalam hal penyediaan bahan pangan. Lebih jauh, suatu pemerintahan dianggap gagal apabila tidak mampu memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya. Masalah pertanian yang belum lama kita rasakan adalah mengenai kelangkaan pasokan kedelai beberapa waktu yang lalu. Bagaimana rakyat menuntut agar pemerintah segera menyelesaikan masalah kelangkaan ini. Maupun mahasiswa yang rajin mengecam kebijakan pemerintah mengenai penyediaan pangan. Bahkan para politisi seringkali memanfaatkan moment ini untuk menjustifikasi pemerintah gagal menyediakan pangan untuk rakyatnya. Singkatnya, masalah pertanian tidak hanya berkaitan dengan masalah kemakmuran tetapi juga ekonomi bahkab politik apa yang anda rasakan ketika dimeja makanan anda tidak ada tempe atau tahu atau bahkan nasi?, Apakah kamu bisa merasakannya?. Atau yang lebih luas, ketika para pengusaha industri tempe dan tahu panik dalam menghadapi masalah kelangkaan kedelai sehingga tidak dapat berproduksi dan usahanya tidak berjalan yang akhirnya rugi. Bagaimana pendapatan nasional jika seluruh kegiatan ekonomi dari sektor pertanian murni hingga industri yang bergantung dari sektor pertanian tidak berjalan akibat buruknya pengelolaan sektor pertanian? Yang lebih luas kita mengimpor kedelai dalam jumlah yang sangat besar untuk mengatasi kelangkaan ini. Bahkan yang lebih ekstrim, pemerintahan bisa jatuh karena masalah ini. Sebut saja mantan presiden Soeharto yang harus mundur ketika tidak mampu menjaga kedaulatan pangan rakyatnya. Memang, sebagian orang hanya tahu beliau mundur terkait dengan kasus korupsi yang dilakukannya. Tapi ketika krisis waktu itu, beliau gagal menjaga stabilitas pangan, yang akibatnya harga-harga kebutuhan pokok menjadi tidak terjangkau oleh sebagian penduduk Indonesia. Akibatnya kekacauan, penjarahan dan pengerusakan dipusat-pusat perekonomian terjadi dimana-mana oleh rakyat yang sulit mendapatkan bahan kebutukan sehari-hari. Ini adalah bentuk tidak mandirinya pangan Negara kita sehingga selalu bergantung pada Negara lain. Dan dapat ditebak, saat krisis terjadi masalah kelaparan menjadi hal yang pasti. Karena itulah mengapa selama beliau menjabat sebagai presiden, masalah keamanan pangan adalah prioritas utama selain ingin membangun sektor industri.<span>  </span>Mungkin, untuk menjaga dan mengokohkan dirinya dipemerintahan. <span> </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;">Permasalahan pangan sangatlah berkaitan dengan sektor pertanian yang menjadi produsen bahan pangan itu sendiri. Hubungan pangan dan pertanian dalam kaitannya kekuatan ekonomi suatu bangsa adalah berbanding lurus dan sejalan dengan berkembangnya perekonomian suatu bangsa. Selanjutnya yang perlu diketahui adalah seberapa penting sektor pertanian dalam peranannya menguatkan perekonomian suatu bangsa? Masalah ini sangatlah kompleks. Salah satunya menyediakan bahan baku bagi sektor industri yang seringkali dipercaya sebagai kekuatan utama perekonomian suatu Negara. Kenyataanya adalah <span> </span>sektor industri sangat bergantung pada sektor ini. Lihatlah apa yang anda konsumsi sehari-hari. Konsumsi disini bermakna luas, tidak hanya dimakan secara langsung tetapi juga barang olahan yang kita pakai. Pakaian, alat kosmetik, bahkan kertas yang sebagai kebutuhan jalannya bisnis barasal dari sektor pertanian. Sektor pertanian adalah sektor penunjang utama yang tak tergantikan untuk bidang industri. Sebuah industri yang sangat besar sekalipun tidak akan dapat berjalan apabila tidak ada input bahan baku untuk kegiatan produksinya. Dan bahan baku ini sabagian besar hanya dapat dipasok oleh sektor pertanian.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;">Kemudian yang perlu dimengerti adalah bagaimana wajah pertanian Indonesia dulu dan saat ini?. Saya akan membebaskan anda memilih apa yang ingin kamu ketahui mengenai hasil-hasil pertanian yang dihasilkan dari kebijakan pemerintah dala menyediakan bahan pangan bagi rakyatnya.. Beras? Kita adalah pengimpor beras yang cukup besar. Selain produksi kita menurus akibat konversi lahan juga akibat pertambahan penduduk yang tidak diimbangi oleh kebijakan penyelamatan pangan. Kedelai? Kita adalah konsumen sejati. Jagung? We love import. Gandum, bahan pembuat roti? Dalam hal impor ia adalah agenda pertama yang menduduki peringkat pertama!! Selain gandum tidak cocok dibudidayakan di daerah tropis, kita adalah konsumen gandum untuk menunjang industri makanan ringan terutama roti dan biskuit. Kelapa sawit? Apakah ada pengelolaan yang jelas mengenai masalah ini? Pemerintah saja tidak mampu menjamin harga sawit. Bahkan, beberapa waktu yang lalu harga sawit turun tajam dari Rp 1500,- per kg menjadi Rp 200,- per kg. dan parahnya, hampir semua pengelolaan perkebuhan kelapa sawit dikuasai oleh sektor swasta. Padahal kita tahu, kelapa sawit merupakan bahan utama minyak goring, kosmetik dan untuk bahan produksi lainnya. Selain itu, usaha ini memberikan perannya yang besar dalam penghasil devisa Negara untuk kegiatan ekspornya. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;">Tentunya anda pernah mendengar bagaimana sulitnya petani mencari pupuk. Inilah salah satu masalah berat yang dialami para pejuang kedaulatan pangan kita, petani. Bagaimana mereka memproduksi pertanian jika kebutuhan hara tanaman yang mereka butuhkan langka? Dimana sesungguhnya kebijakan pemerintah untuk sektor pertanian? Dalam pengelolaan pupuk saja pemerintah tidak mampu mengamankannya. Bahkan menuduh para penimbun yang tidak bertanggung jawab. Apalagi masalah kebijakan konversi lahan pertanian menjadi pemukiman dan industri, kebijakannya mengenai manajemen harga beras melalui bulog dan kebijakan impornya yang seringkali merugikan petani karena membuat harga hasil petani dalam negeri jatuh.<span>  </span>Jika anda mengerti bagaimana wajah pertanian Inonesia, saya yakin anda akan menangis. Bagaimana nasib anda, anak anda dan kerabat anda jika menahan lapar selama 3 hari karena langkanya pangan? Sementara pasokan dari Negara lain dihentikan karena alasan memenuhi kebutuhan rakyatnya. Untuk itu, mulai sekarang saatnya menjadi bangsa yang memiliki kemandirian pangan yang tidak bergantung pada negara lain.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;">Beberapa kasus diatas merupakan manifestasi dari kerapuhan ekonomi kita.secara konseptual, sektor pertanian merupakan landasan yang diharapkan mampu menopang kebutuhan pangan dan industri. Dan sangat jelas, sektor pertanian adalah sektor yang paling rapuh akibat ketidak pedulian pemerintah terhadap masalah seputar pertanian.<span>  </span>Pertanyaannya adalah, bagaimana mungkin sektor yang rapuh bisa menjadi landasan yang harus menopang sektor lain seperti industri? Sektor ini menurut saya akan tertinggal jika segala persoalan yang terjadi disektor ini tidak diatasi secara cepat. Namun yang menjadi masalah selanjutnya adalah bagaimana memperbaiki sektor pertanian, mengingat negara kita adalah negara berkembang. Dan negara berkembang memiliki kecenderungan bergantung pada negara-negara maju yang lebih mampu memanage sektor pertaniannya.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:.5in;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Verdana;"><span style="font-size:small;">Saatnya membangun pertanian kita untuk kemandirian pangan dan kekuatan ekonomi bangsa kita, bangsa Indonesia..</span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/humeursite.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/humeursite.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/humeursite.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/humeursite.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/humeursite.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/humeursite.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/humeursite.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/humeursite.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/humeursite.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/humeursite.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/humeursite.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/humeursite.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/humeursite.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/humeursite.wordpress.com/94/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=humeursite.wordpress.com&amp;blog=3761275&amp;post=94&amp;subd=humeursite&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://humeursite.wordpress.com/2009/03/20/melirik-kembali-pertanian-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b466f2aa93ae81b07fa928f9a2c491f1?s=96&#38;d=http%3A%2F%2Fs0.wp.com%2Fi%2Fmu.gif&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">humeursite</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
